Arsip Blog

Rabu, 06 Mei 2015

Sajak Tak Bertuan



Sajak Tak Bertuan


7 Mei 2015

Ketakutan-ketakutan yang datang dalam kegelapan malam telah membuatku mati didalamnya. Tranformasi yang sudah kucoba seakan pudar didalam dinginnya malam. Aneh dalam mengambil kesejukan,  dan pahit didalam keceriaan yang membuatku tersungkur didalam derunya air hujan. Terjatuh, bangkit, jatuh, dan bangkit kembali. 

Terkadang aku berfikir apakah ada waktuku lagi? Akankah ada ruang didalam perjalananku? Apakah hanya pahit yang bisa kurasa? Panas, panas dalam cinta nan semu. Indah terasa tapi sulit dirasa sehingga aku hanya bisa terteguh dengan semua ini. 

Oh bintang yang indah berilah aku sedikit angin tentang apa yang sebenernya sedang terjadi pada diriku ini. Aku takut itu hanyalah dalih dalam hayalanku. Sakit, terasa sangat sakit. Yakinkan semua yang terjadi hanyalah aku yang salah. Bawalah kembali tulang pinggangku yang hilang kepadaku lagi. 

Terjangan badai yang indah seakan mengingatkanku akan keindahan sinar rembulan. Purnama yang malu-malu diatas indahnya langit juga ikut mengingatkanku akan adilnya kehidupan yang fana ini. Sulit dan berat terasa didalam diri ini. Tapi yakinlah hayat tak akan melipakan badan. Jadikan tangan kirimu sekuat baja dan kalahkan tangan kananmu yang selalu merasa hebat didepan peraduan sang cinta.
RTHijau
AFS

2 komentar: