Arsip Blog

Kamis, 18 Juni 2015

Sajak Cinta

CAHAYA KEGUNDAHAN


      Bintang malam sangat terasa teriknya disinggasana cinta. cerita cinta yang menyerukan hangatnya cinta menjadi saksi bisu didalam perjalanan cinta. kegelisahan yang semula bersifat sementara kini telah menjelma menjadi-jadi dalam pelampiasannya. Tuhanku pernah berkata "Aku seperti apa yang engkau fikirkan". Sungguh aduhai sulit dimengerti. 
      Aku pernah berfikir wujud akan tuhanku "Besar"Tegas"Sombong"dan Kejam". Tapi apalah dayaku untuk menilai itu semua. Aku takut akan adzabnya yang sangat pedih. Obsesi-obsesi yang sering muncul didalam diriku hanyalah representatif dari apa yang aku fikirkan. jauh sangat berbeda dari apa yang aku mau. tapi, ya begitulah aku anak manusia yan ingin hidupnya bahagia. Egois.
     Taddabur yang telah aku lakukan saat ini sepertinya juga belum menumakan hasil. jauh sangat dari apa yan aku harapkan. malah kegundahan hati yang ku dapatkan. Muwasshofat telah aku lakukan, mencoba istiqomah, berikhtiar, serta sealalu berdoa pada-Nya. namun sang Khrisna juga tak mampu menjawabnya.
     Dedikasi seorang anak manusia bukanlah hanya dari segi fisik pada setiap organ yang sudah terlibat didalamnya haruslah menjadi satu kesatuan didalam menjalankannya. aku terheran jika aku melihat bulan yang hanya bisa melihat. bangga hati dan semangat yang kumiliki mengalahkan keegoisan diriku. 
      Diam memang tapi sulit dalam bertindak. aneh terasa, haus terasa dimulut, pahit cinta kasih yang dibagi. beratpun tak apa. goyangkan isi kepala, kencangkan ikat kepala, sing-singkan lengan baju untuk perjuangan yang kaya akan tantangan. 

                                                                                                  AFS  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar